Investor ritel Korsel kehilangan dana sekitar 250 juta USD

Investor ritel Korea Selatan mengaku kehilangan dana sekitar 250 juta dolar amerika atau setara 336 miliar won akibat penipuan investasi saham sepanjang semester satu 2026. Jumlah itu melonjak hampir 20% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Data kepolisian menunjukkan terdapat 3 ribu 506 kasus terkait chatroom yang menawarkan rekomendasi saham sepanjang Januari hingga Juni 2026. Jumlah kasus itu hanya naik 4,1% dibandingkan periode sama tahun lalu. Meski nilai dana yang terlibat melonjak 19,8%. Penipuan itu marak ketika pasar saham Korea Selatan mengalami pergerakan yang tajam. Indeks KOSPI menjadi salah satu indeks saham dengan kinerja terbaik di dunia pada semester satu 2026, sebelum kemudian terkoreksi hingga 44% dari level puncaknya pada 19 Juni. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *