Asosiasi Sopir Logistik Indonesia atau ASLI menyurati Presiden Prabowo Subianto untuk meminta pemerintah mengatasi kemacetan yang berulang di jalur penyeberangan Ketapang-Gilimanuk yang menghubungkan Jawa dan Bali. ASLI minta pemerintah mengkaji kebutuhan penambahan dan pengembangan dermaga di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi dan Pelabuhan Gilimanuk Bali. ASLI menilai kemacetan tidak hanya berkaitan dengan antrean kendaraan, tetapi juga kapasitas dermaga yang dinilai tidak sebanding dengan peningkatan volume kendaraan dan barang yang melintas. Akibat ketimpangan itu, terjadi kemacetan dan penumpukan antrean yang sangat parah dan berulang. Kendaraan angkutan logistik sering menunggu berjam-jam bahkan berhari-hari untuk menyeberang. Kondisi itu berdampak pada rantai distribusi kebutuhan pokok dan barang perdagangan, yang kemudian dapat meningkatkan biaya logistik dan harga barang. ( tbu )




