Tekanan terhadap nilai tukar rupiah dinilai masih akan berlanjut

Tekanan terhadap nilai tukar rupiah dinilai masih akan berlanjut di tengah kuatnya sentimen eksternal, terutama lonjakan harga minyak mentah dunia dan kebijakan suku bunga tinggi yang masih dipertahankan bank sentral Amerika Serikat, The Fed. Tercatat, Nilai tukar rupiah di pasar spot melemah saat penutupan perdagangan Kamis 30 April, sebesar 0,12% ke level 17.346 Rupiah per dollar Amerika. Sebelumnya, The Fed telah mengumumkan menahan suku bunga acuan di kisaran 3,5 sampai 3,75% dalam rapat FOMC, tanggal 29 April lalu. Keputusan diwarnai perpecahan internal yang cukup tajam, dengan delapan pejabat The Fed mendukung dan empat lainnya menolak, sehingga menjadi voting paling terbelah sejak tahun 1992. ( ben )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *