Kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat Donald Trump direspons dengan penuh kehati-hatian oleh dunia bisnis. Penerapan tarif dinilai menimbulkan ketidakpastian dengan kebijakan perdagangan yang berubah-ubah. Langkah tarif Trump terhadap mitra dagang utama Amerika telah membuat pasar gelisah dan memicu potensi kenaikan harga untuk sejumlah barang. Hal tersebut jelas meningkatkan inflasi dan menghambat pertumbuhan ekonomi. Selasa kemarin, Trump menyebut akan menggandakan tarif yang direncanakan pada semua impor baja dan aluminium dari Kanada menjadi 50 persen. Trump mengakui kebijakannya itu mungkin menyebabkan ‘rasa sakit’ dalam jangka pendek. Kekhawatiran investor tentang dampak ekonomi meningkat dalam 2 hari terakhir. Kekhawatiran tersebut telah berubah menjadi aksi jual pasar yang telah menghapuskan hampir 5 triliun dolar amerika nilai pasar dari S and P Five Hundreds. ( tbu )




