Bank Indonesia perkuat stabilitas nilai tukar dan jaga sasaran inflasi

Bank Indonesia memastikan untuk terus memperkuat instrumen moneter promarket guna memperkuat stabilitas nilai tukar dan menjaga sasaran inflasi. Instrumen promarket yang di maksud mencakup Sekuritas Rupiah Bank Indonesia atau SRBI, sekuritas valuta asing Bank Indonesia atau SVBI, dan sukuk valuta asing Bank Indonesia atau SUVBI. Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan kebijakan ini juga dimaksudkan untuk mempercepat upaya pendalaman pasar uang dan valas serta mendorong aliran masuk portofolio asing ke dalam negeri. Tercatat, hingga 16 Desember 2024,  dana sebesar 940,67 triliun rupiah masuk ke SRBI, kemudian sekitar 2 miliar dolar amerika ke SVBI, dan sebesar 386 juta dolar amerika untuk SUVBI. ( ben )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *