Perusahaan antariksa swasta Amerika Serikat, SpaceX meluncurkan 23 satelit Starlink ke orbit kemarin. Menurut SpaceX, satelit-satelit tersebut diluncurkan dengan menggunakan roket Falcon 9 dari Space Launch Complex 40 di Pangkalan Angkatan Antariksa Tanjung Canaveral, Florida. Beberapa menit kemudian, tahap pertama Falcon 9 kembali dan mendarat di landasan kapal nirawak A Shortfall of Gravitas yang ditempatkan di Samudra Atlantik. SpaceX kemudian mengonfirmasi penempatan 23 satelit itu. Starlink akan mengirimkan internet pita lebar atau broadband berkecepatan tinggi ke lokasi-lokasi yang aksesnya tidak dapat diandalkan, mahal, atau sama sekali tidak tersedia. ( tbu )




