Goldman Sachs Group menuturkan harga komoditas akan menguat pada tahun ini lantaran bank sentral Amerika Serikat dan Eropa berupaya memangkas suku bunga. Hal ini membantu mendukung permintaan industri dan konsumen. Para analis mengatakan, bahan mentah dapat menghasilkan keuntungan sebesar 15 persen pada tahun ini akibat turunnya biaya pinjaman, pemulihan manufaktur, dan risiko geopolitik yang masih ada. Menurut bank itu, produk seperti tembaga, alumunium, emas dan minyak diperkirakan meningkat. Namun, Goldman tetap menekankan bahwa para investor perlu untuk bersikap selektif lantaran keuntungan tidak bersifat universal. Pihaknya juga menemukan penurunan suku bunga Amerika dikondisi non-resesi menyebabkan harga komoditas yang lebih tinggi. ( bs )



