Kilang-kilang minyak di Tiongkok dikabarkan membatasi penjualan bahan bakar diesel ke pengguna akhir berskala besar maupun penyalur didalam negeri. Hal ini telah berlangsung selama kurang lebih satu minggu terakhir. Demikian diungkap oleh trader grosir yang berbasis di Guangdong dan analis dari firma konsultan SCI. Dalam beberapa kasus, pihak kilang menerapkan skema penjualan paket, dimana setiap satu metrik ton diesel harus dibeli bersamaan dengan tiga metrik ton bensin guna memaksimalkan margin keuntungan, mengingat permintaan bensin saat ini sedang lemah. Di media sosial, para pengemudi truk di sejumlah provinsi, Guangdong, Hebei, Hubei, Shandong, Fujian, Zhejiang dan Mongolia Dalam menyebut beberapa SPBU menjatah penjualan diesel. ( tbu )




