Bursa Efek Indonesia mengubah daftar saham dalam Indeks LQ45, serta berlaku mulai bulan November 2026. Meski demikian, saham baru yang masuk jajaran Indeks LQ45 malah turun harga pada akhir perdagangan bulan Oktober 2026. BEI mengumumkan, hasil evaluasi mayor indeks LQ45 berlaku di periode November 2026 hingga Januari 2027, dimana satu saham baru masuk dan menggantikan saham lain di indeks LQ45. Berdasarkan pengumuman BEI, emiten Semen Indonesia Persero atau SMGR, masuk sebagai konstituen baru, sedangkan emiten Surya Citra Media atau SCMA keluar dari indeks LQ45. Indeks LQ45 adalah Indeks yang mengukur kinerja harga dari 45 saham yang memiliki likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik. ( ben )




