Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan pemimpin oposisi Gadi Eisenkot bersaing ketat dalam pemilu pertama sejak serangan Hamas pada 2023. Hasil yang nyaris imbang ini membuka jalan bagi periode negosiasi yang menegangkan untuk menentukan siapa yang akan membentuk pemerintahan berikutnya. Aliansi sayap kanan religius pimpinan Netanyahu dan blok Eisenkot diperkirakan sama-sama meraih 51 dari total 120 kursi parlemen Israel, menurut dua hasil jajak pendapat di tempat pemungutan suara atau exit poll yang dirilis setelah pemungutan suara ditutup pada Selasa 27 oktober malam. Hasil exit poll ketiga menunjukkan Netanyahu sedikit unggul, setelah sebelumnya menyatakan Eisenkot berada di posisi terdepan. Hasil itu membuat kedua kubu masih jauh dari mayoritas yang dibutuhkan untuk memimpin negara. ( tbu )




