Philip Morris International peringatkan tekanan biaya akibat konflik Timur Tengah dan Ukraina

Philip Morris International memperingatkan tekanan biaya akibat konflik di Timur Tengah dan Ukraina yang berpotensi menekan kinerja keuangan perusahaan. Produsen rokok itu kini memperkirakan laba per saham yang disesuaikan sepanjang 2026 berada di kisaran tengah hingga bawah dari target yang telah ditetapkan. Philip Morris memperkirakan laba per saham yang disesuaikan berada direntang 8,29 hingga 8,44 dolar amerika. Perusahaan menilai, konflik geopolitik dan peningkatan investasi di Amerika Serikat akan membebani pencapaian laba. Saham Philip Morris pun turun sekitar 2% setelah pengumuman tersebut. Tekanan biaya energi yang meningkat akibat perang Iran menjadi salah satu faktor yang membebani struktur biaya perusahaan. ( tbu )

 

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *