Pemerintah optimistis penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan FLPP tahun 2026 mampu mencapai target yang ditetapkan yakni 350 ribu unit rumah subsidi. Jika berkaca ke penyaluran FLPP tahun 2025, akan terjadi lonjakan yang signifikan pada 3 bulan terakhir. Sementara berdasarkan data BP Tapera, realisasi penyaluran FLPP hingga 28 September 2026 mencapai 160 ribu 70 unit atau 45,73 persen. Jumlah tersebut terdiri dari 16 ribu 53 unit rumah tapak dan 17 unit rumah susun. Untuk mengejar target sekitar 65 ribu rumah subsidi terjual per bulan, BP Tapera membidik calon debitur dengan pendapatan tetap atau fixed income, seperti ASN, pekerja swasta, dan buruh. ( tbu )




