Gubernur BI ungkap alas an pertahankan suku bunga acuan 5,75%.

Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti mengungkapkan alasan mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75%. Meskipun The Fed menaikkan suku bunga acuan. Destry mengatakan keputusan itu diambil setelah BI melakukan assessment dan simulasi dampak kenaikan terhadap berbagai dampak kebijakan suku bunga terhadap perekonomian. Kemudian juga mempertimbangkan kondisi inflasi yang merupakan jangkar kebijakan. Di mana kondisi inflasi masih aman. Apalagi BI melihat core inflation masih di sekitar 2%an. Destry mengungkapkan berdasarkan assessment BI, jika BI Rate naik sebesar 25 basis poin, hal ini berpotensi menurunkan pertumbuhan ekonomi sekitar 0,1%. Untuk itu, BI lebih memilih menggunakan instrumen kebijakan lain yang lebih terarah untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong arus modal masuk. Salah satunya melalui pemberian insentif biaya hedging bagi investor. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *