Minat masyarakat terhadap kendaraan listrik atau EV terus meningkat. Kondisi ini turut mendorong pertumbuhan pembiayaan kendaraan listrik di Bank Syariah Indonesia BSI. Hingga Juli 2026, pembiayaan kendaraan listrik BSI tercatat tumbuh 66%. Tren tersebut sejalan dengan perubahan preferensi masyarakat, terutama generasi muda yang semakin mempertimbangkan aspek teknologi, efisiensi, gaya hidup, hingga keberlanjutan lingkungan dalam memilih kendaraan. BSI menyediakan pembiayaan kendaraan melalui BSI OTO, termasuk untuk Kendaraan Berwawasan Lingkungan. Produk itu ditawarkan dengan skema pembiayaan yang sesuai prinsip syariah serta angsuran tetap setiap bulan. Secara keseluruhan, outstanding pembiayaan BSI OTO hingga Juli 2026 mencapai sekitar 6,75 triliun rupiah, tumbuh 11,34% secara tahunan. ( tbu )




