Para investor khawatir ancaman inflasi pertumbuhan merek barang mewah

Para pengusaha dan produsen barang mewah global masih harap-harap cemas menghadapi prospek bisnis tahun ini. Kondisi bisnis bisa makin memburuk seiring berlanjutnya perang di Timur Tengah. Kekhawatiran ini terlihat dalam gelaran sejumlah ajang fashion global. Selasa 22 september ini Milan Fashion Week mulai digelar. Sementara 28 September, ajang serupa di Paris dimulai. Para investor mengkhawatirkan ancaman inflasi terhadap prospek pertumbuhan merek barang mewah. Dampak inflasi akibat konflik Timur Tengah menekan anggaran belanja konsumen. Di saat yang sama, sektor barang mewah global belum benar-benar pulih. Minat investor dan konsumen terhadap tas tangan kelas atas mulai memudar. Saham Kering, perusahaan induk Gucci, telah kehilangan seluruh keuntungan yang dicapai saat CEO Luca de Meo mulai memimpin setahun yang lalu. Saham LVMH, grup barang mewah terbesar di dunia, telah turun 37% sejak awal tahun 2026. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *