Bank Central Asia atau BCA, belum menetapkan kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia, BI Rate, kepada bunga kreditnya. Di tengah kenaikan BI Rate sebesar 100 basis poin, BCA tetap memilih menjaga daya saing penyaluran kredit dan mempertahankan momentum pertumbuhan pembiayaan dibandingkan melakukan penyesuaian bunga pinjamannya secara agresif. Presiden Direktur Bank Central Asia, Hendra Lembong mengungkapkan, hingga akhir semester I-2026 rata-rata bunga kredit BCA secara kuartalan hanya meningkat sekitar 4 basis poin. Kenaikan tersebut masih jauh lebih rendah dibandingkan kenaikan BI Rate yang mencapai 100 basis poin. ( ben )




