Pengacara Hotman Paris meminta maaf setelah menyeret nama Presiden Prabowo Subianto saat membela kliennya mantan Jampidsus Febrie Adriansyah yang menjadi tersangka kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang TPPU. Penyesalan itu disampaikan Hotman usai meminta maaf ke wartawan lantaran menyebut jurnalis enggak punya otak saat konferensi pers terkait kasus Febrie. Dalam akun Instagram pribadinya, ia mengaku meminta maaf secara khusus kepada Presiden, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, hingga Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri atas pernyataannya saat jumpa pers di Kejaksaan Agung. Hotman mengakui pernyataannya yang menyinggung Presiden Prabowo murni dilakukan demi kepentingan membela kliennya. Ia menegaskan tidak ada motivasi lain maupun kepentingan politik apapun. Sebelumnya Hotman menyebut kasus yang menjerat Febrie sebagai bentuk kriminalisasi. ( tbu )




