Samsung Electronics diperkirakan akan membukukan lonjakan laba operasi sekitar 18 kali lipat pada kuartal kedua 2026, seiring tingginya permintaan chip memori untuk kebutuhan AI yang terus mendorong kenaikan harga. Samsung diperkirakan akan melaporkan laba operasi sebesar 86 triliun won atau sekitar 56,35 miliar dolar amerika untuk April–Juni 2026. Estimasi itu berdasarkan konsensus LSEG SmartEstimate yang menghimpun proyeksi 30 analis. Angka tersebut melonjak tajam dibandingkan laba operasi sebesar 4,7 triliun won pada periode yang sama tahun lalu dan berpotensi menjadi rekor laba operasi kuartalan ketiga secara berturut-turut bagi Samsung. Kinerja tersebut didorong oleh masih terbatasnya pasokan chip memori global di tengah lonjakan permintaan infrastruktur AI. ( tbu )




