Keputusan SK Hynix masuk segmen chip memori jadi perusahaan paling bernilai di Korsel

Keputusan SK Hynix untuk bertaruh pada segmen chip memori yang dulu dianggap niche akhirnya mengantarkan perusahaan itu menjadi salah satu, bahkan sempat melampaui Samsung Electronics ditengah ledakan permintaan chip untuk AI. Perjalanan itu berawal pada 2012, ketika SK Group mengakuisisi Hynix Semiconductor dalam sebuah kesepakatan yang saat itu dinilai berisiko secara finansial. Pada periode itu, Samsung jauh lebih dominan dengan valuasi lebih dari 10 kali lipat dan menjadi pemimpin pasar DRAM yang digunakan pada laptop dan smartphone. Namun, SK Hynix memilih jalur berbeda dengan berfokus pada pengembangan HBM, jenis memori yang awalnya dianggap terlalu spesifik dan belum banyak digunakan pelanggan pusat data. Perusahaan ini merilis produk HBM pertama di dunia bersama AMD pada 2014. ( tbu )

 

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *