Hubungan Presiden Amerika Donald Trump dengan sekutu-sekutunya di Eropa mulai mengalami keretakan serius. Setelah menjadi figur inspirasi bagi kelompok konservatif dan nasionalis Eropa, Trump kini justru ditinggalkan banyak politisi yang dulu terang-terangan mendukungnya. Pada awal 2025, sejumlah tokoh sayap kanan Eropa berkumpul di Madrid dalam pertemuan bertajuk “Make Europe Great Again”. Kala itu, mereka menjadikan kemenangan Trump sebagai simbol kebangkitan gerakan konservatif global. Namun hanya dalam hitungan bulan, situasinya berubah drastis. Trump kini justru dipandang sebagai beban politik di Eropa, bahkan oleh sekutu-sekutu ideologisnya sendiri. Perubahan paling mencolok terlihat dari memburuknya hubungan Trump dengan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, yang selama ini dikenal sebagai sekutu Eropa terdekatnya. ( tbu )




