Perusahaan teknologi paling bernilai di dunia, Nvidia memperkirakan pendapatan kuartal kedua tahun ini mencapai 91 miliar dolar amerika, plus minus 2 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibanding estimasi analis sebesar 86,84 miliar dolar amerika berdasarkan data LSEG. Namun, saham Nvidia turun tipis 0,2 persen dalam perdagangan after-hours setelah laporan keuangan dirilis. Analis eMarketer Jacob Bourne menilai, Nvidia kembali mencatatkan kinerja di atas ekspektasi, namun pasar kini mulai mempertanyakan keberlanjutan ekspansi AI hingga 2027 dan 2028. Selain itu, Nvidia juga mengumumkan program buyback sahamnya senilai 80 miliar dolar amerika meski tidak merinci waktunya. ( MIS )



