Kementerian ESDM menyatakan badan usaha swasta atau operator SPBU sudah membeli solar dari Pertamina. Langkah ini merupakan bagian dari rencana pemerintah untuk stop impor solar pada tahun 2026. Kementerian ESDM memastikan bahwa badan usaha swasta sudah membeli solar dari Pertamina. Sebelumnya, Kementerian ESDM telah menargetkan untuk stop impor BBM jenis solar CN 48 pada tahun ini. Sedangkan untuk solar CN 51 dan avtur ditargetkan akan stop impor pada akhir tahun 2026. Sebelum itu, Kementerian ESDM memproyeksikan pada tahun ini masih akan impor sekitar 600 ribu kiloliter CN 51 dan 1 juta KL avtur. Merujuk data Direktorat Jenderal Migas, total kebutuhan minyak solar tahun 2025 mencapai 110 ribu 932 Kilo Liter per hari atau sekitar 40,49 juta Kilo Liter sepanjang tahun lalu. ( tbu)



