Sebuah kapal asal Korea Selatan dilaporkan mengalami ledakan dan kebakaran di Selat Hormuz. Kementerian Luar Negeri Korsel menyatakan ini merupakan insiden kerusakan pertama yang menimpa armada komersial negara tersebut sejak konflik pecah di Timur Tengah. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ledakan dan kebakaran yang terjadi pada kapal HMM Namu yang dioperasikan Korea yang sedang berlabuh di perairan dekat Uni Emirat Arab. Menanggapi ini, Seoul segera menggelar rapat darurat yang dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri Kedua, Kim Jina. HMM, selaku operator kapal curah ukuran sedang itu menyatakan api bersumber dari ruang mesin. Api baru bisa dipadamkan oleh kru setelah upaya selama empat jam. Seluruh 24 awak kapal, termasuk enam warga negara Korsel, dilaporkan selamat tanpa luka sedikit pun. ( tbu )



