FIFA hadapi potensi krisis siaran Piala Dunia tahun 2026.

Organisasi sepak bola dunia, FIFA menghadapi potensi krisis siaran untuk ajang Piala Dunia tahun 2026. Pasalnya, hingga awal Mei 2026, hak siar di dua negara dengan populasi terbesar dunia India dan Tiongkok belum juga mencapai kesepakatan.  Melansir Reuters Selasa 5 Mei, di India, joint venture Reliance Industries dan The Walt Disney Company dilaporkan hanya mengajukan penawaran sekitar 20 juta dolar amerika untuk hak siar Piala Dunia 2026. Nilai tersebut jauh di bawah ekspektasi FIFA, sehingga belum disetujui. Sementara itu, Sony Group Corporation yang sempat melakukan pembicaraan juga memutuskan tidak mengajukan penawaran lanjutan. Di sisi lain, hingga kini belum ada pengumuman resmi terkait pemegang hak siar di Tiongkok. Padahal, menurut FIFA, Tiongkok menyumbang hampir 49,8% dari total jam tayang global di platform digital dan media sosial pada Piala Dunia 2022. ( ben )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *