Lonjakan harga energi global akibat konflik di Timur Tengah mulai menekan kinerja sektor penerbangan. Qantas Airways mengungkapkan biaya bahan bakar yang meroket memaksanya menyesuaikan strategi operasional, termasuk memangkas kapasitas penerbangan domestik. Qantas menyebut harga bahan bakar jet telah melonjak lebih dari dua kali lipat sejak proyeksi terakhir. ( tbu )



