PT Pegadaian membukukan laba mencapai 8,35 triliun rupiah sepanjang 2025. Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan mengatakan torehan laba itu memperlihatkan pertumbuhan bisnis perseroan sepanjang tahun lalu. Apalagi, PT Pegadaian telah mendapat izin bank emas atau bullion bank sejak Februari 2025 lalu dari OJK. Nasabah PT.Pegadaian juga tumbuh menjadi 31 juta nasabah saat ini. Dari sisi kualitas kredit, rasio kredit bermasalah atau NPL tercatat rendah di level 0,38% dibandingkan tahun sebelumnya di 0,63%. Sementara dalam pengembangan bisnis bullion bank, Pegadaian saat ini mengelola sekitar 141 ton emas. Pegadaian juga memperluas layanan digital melalui aplikasi investasi emas bernama Tring yang diluncurkan pada Oktober 2025. Per akhir 2025, aplikasi tersebut telah memiliki 4,8 juta pengguna dengan total 21,2 juta transaksi dan volume transaksi sekitar 4,8 ton emas. Bahkan, sekitar 50% penjualan emas Pegadaian kini dilakukan melalui platform digital tersebut. ( tbu )




