Pemerintah Filipina menurunkan target pertumbuhan ekonomi tahun ini seiring ekspektasi dampak skandal korupsi besar-besaran masih akan terasa pada paruh pertama 2026. Sekretaris Perencanaan Ekonomi, Arsenio Balisacan menyebut, perekonomian Filipina kini diproyeksikan tumbuh antara 5% hingga 6% pada 2026, lebih rendah dibanding target sebelumnya sebesar 6% sampai 7%.. ( tbu )




