APSyFI catat industri hulu tekstil alami penurunan produksi signifikan.

Asosiasi Produsen Serat & Benang Filamen Indonesia APSyFI mencatat industri hulu tekstil mengalami penurunan produksi yang signifikan. Hingga tahun 2025 terdapat lima pabrik tekstil yang telah berhenti hingga menutup usahanya dan hal ini diperkirakan terjadi pemutusan karyawan sebesar 3000 orang. Lima perusahaan yang dimaksud adalah Polychem Indonesia yang memproduksi tekstil di Karawang dan Tangerang, Asia Pacific Fibers yang memproduksi serat polyester di Karawang, Rayon Utama Makmur yang merupakan bagian Sritex Group yang memproduksi serat rayon, dan Susilia Indah Synthetics Fiber Industries yang memproduksi serat & benang polyester di Tangerang. Tutupnya pabrik tersebut disebabkan kerugian serius akibat penjualan yang tidak maksimal di pasar domestik. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *