Barista Starbucks yang berserikat di Amerika Serikat memberikan suara untuk mengesahkan pemogokan terbuka menjelang musim liburan, yang merupakan periode high-traffic Starbucks. Ancaman ini menjadi pukulan telak bagi raksasa kopi tersebut di tengah upaya pemulihan penjualan yang lesu. Serikat pekerja Starbucks Workers United mengumumkan pada Rabu bahwa para pekerja siap mogok jika kontrak yang adil tidak tercapai pada 13 November. ( tbu )




