Jumlah korban tewas akibat Topan Kalmaegi di Filipina meningkat jadi 114 orang, sementara 127 lainnya masih hilang menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Filipina Kamis 6 November 2025. Badai tropis yang menghantam wilayah tengah Filipina itu kini kembali menguat saat bergerak menuju Vietnam, memicu kewaspadaan di sejumlah provinsi. Di Vietnam, Otoritas penerbangan memperingatkan operasional di delapan bandara, termasuk Bandara Internasional Da Nang, kemungkinan besar terdampak. Di Provinsi Cebu, wilayah yang paling terdampak di Filipina, skala kehancuran mulai terlihat jelas setelah banjir mulai surut. Rumah-rumah warga tampak rata dengan tanah, kendaraan terbalik, dan jalanan tertutup puing-puing bangunan. Sementara Topan Kalmaegi telah keluar dari zona pengawasan Filipina, badan meteorologi setempat kini tengah memantau pembentukan badai baru di sebelah timur Mindanao. ( tbu )




