Pedagang pakaian bekas impor keberatan jika harus jual pakaian lokal

Pedagang pakaian bekas impor di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat mengaku keberatan jika nantinya mereka harus menjual pakaian produksi lokal atau dalam negeri. Hal ini menurut para pedagang karena kualitas pakaian produksi lokal biasanya kurang bagus dibandingkan dengan impor. Mereka juga menilai pembeli lebih suka pakaian impor lantaran kualitasnya cukup bagus dan harganya terjangkau, sementara produksi lokal kualitasnya kurang dan cenderung lebih mahal. Pakaian bekas banyak dicari khususnya yang diimpor langsung dari Jepang dan Korea Selatan. Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan akan menyetop aktivitas impor balpres pakaian bekas untuk mencegah peredaran barang-barang ini yang biasanya masuk secara ilegal. Setelah itu, nantinya kawasan Pasar Senen atau tempat-tempat pusat thrifting tidak akan mati, sebab akan Purbaya akan pastikan pasokan penggantinya dari produsen dalam negeri. (cnbc-tbu)

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *