Bank Sentral Korea atau Bank of Korea mempertahankan kebijakan suku bunganya dan menegaskan bahwa arah kebijakan masih condong pada pelonggaran, meski berusaha meredam ekspektasi akan adanya pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat. Dalam pertemuan Kamis 23 Oktober, BOK menahan suku bunga acuan dilevel 2,5%. Dalam keputusan itu, satu anggota dewan menyatakan perbedaan pendapat, jumlah yang sama seperti pertemuan Agustus lalu. Keputusan ini sejalan dengan perkiraan 23 dari 25 ekonom yang disurvei Bloomberg. Langkah itu memperpanjang masa jeda sejak Juli, setelah empat kali penurunan suku bunga sejak Oktober tahun lalu. Gubernur BoK Rhee Chang-yong mengatakan masih terlalu dini untuk memastikan apakah kondisi akan memungkinkan pemangkasan suku bunga pada pertemuan berikutnya 27 November. (bloomber-tbu)




