Shell diperkirakan catat kerugian hingga 600 juta USD

Raksasa energi Shell diperkirakan akan mencatat kerugian hingga 600 juta dolar amerika pada kuartal ketiga tahun ini setelah resmi menghentikan proyek biofuel di Rotterdam, Belanda. Dengan tambahan ini, total beban kerugian dan provisi dari proyek tersebut telah membengkak menjadi 1,4 miliar dolar amerika. Pabrik biofuel berkapasitas 820 ribu ton per tahun itu sebenarnya sudah disetujui pembangunannya sejak 2021. Namun, Shell sempat menunda konstruksi tahun lalu, sebelum akhirnya benar-benar membatalkan proyek pada September 2025. Alasannya, proyek tersebut dinilai tidak akan mampu bersaing secara ekonomis. Langkah Shell ini menambah daftar perusahaan minyak dunia yang mundur dari ambisi energi bersih. Sebelumnya, BP memangkas besar-besaran investasi di sektor energi terbarukan, sementara Equinor juga menyatakan akan mengurangi ekspansinya di bisnis energi hijau. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *