Inflasi Turki naik untuk pertama kalinya dalam lebih dari setahun pada September 2025, menambah tekanan pada bank sentral negara tersebut yang tengah melonggarkan kebijakan moneternya. Data resmi pada Jumat 3 oktober 2025 mencatat inflasi tahunan Turki berada di level 33,29%, meningkat dari 32,95% pada Agustus. Secara bulanan, harga konsumen melonjak 3,2%, terutama akibat kenaikan harga pangan. Bulan lalu, bank sentral Turki memangkas suku bunga acuannya menjadi 40,5%, untuk pertemuan kedua berturut-turut. Namun, otoritas moneter memberi sinyal siap kembali menaikkan suku bunga jika inflasi tidak terkendali. Ekonom pasar berkembang Capital Economics Jason Tuvey menilai kenaikan inflasi utama bulan lalu bisa membuat bank sentral lebih berhati-hati. ( tbu )




