Muktamar ke-10 P-3 di Jakarta berujung ricuh

Muktamar ke-10 P-3 di Jakarta berujung ricuh antara pendukung Mardiono dan Agus Suparmanto, pada Sabtu 27 september lalu. Hal ini berawal ketika Mardiono menyampaikan pidato pembukaan Muktamar pada Sabtu sore. Sejumlah pendukung Agus mendesak adanya perubahan, sementara kubu Mardiono mendesak agar ia kembali melanjutkan kepemimpinan. Kerusuhan berlanjut saat Sidang Pleno satu Muktamar yang mengagendakan pengesahan jadwal acara dan tata tertib muktamar. Kerusuhan terjadi lantaran muktamirin mendesak agar Amir Uskara yang memimpin sidang diganti, lantaran disinyalir menjadi Ketua Tim Pendukung Mardiono. Ditengah kerusuhan, pimpinan sidang meninggalkan lokasi untuk menggelar konferensi pers dan menetapkan Mardiono terpilih aklamasi sebagai Ketua Umum PPP Periode 2025-2030. Dasar pengambilan keputusan ini berdasarkan Pasal 11 AD/ART PPP. Namun, kubu Agus menolak klaim tersebut. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *