Tim penelitian dan pengembangan Renault di Tiongkok memanfaatkan platform GEA milik Geely untuk mengembangkan seri mobil listrik baru, utamanya guna menyasar pasar Asia Tenggara dan Amerika Latin. Model kendaraan baru yang dikembangkan bertipe SUV dengan mesin listrik murni maupun plug-in hybrid. Renault akan mengembangkan bodi mobil secara independen, tetapi mengadopsi sebagian besar desain arsitektur dan sasis kendaraan dari merek Galaxy Geely guna mengurangi biaya dan mempercepat siklus pengembangan. Langkah ini menggarisbawahi kemitraan yang semakin erat antara Renault dan Geely, khususnya di pasar kendaraan energi baru luar negeri yang sedang berkembang pesat. Sebelumnya, kendaraan hasil kolaborasi Geely dengan merek seperti Volvo, Smart, Polestar, dan Jiyue dibangun pada platform CMA. ( tbu )




