Otoritas industri Tiongkok menemukan, para produsen otomotif negaranya termasuk BYD dan Chery Automobile, telah mengklaim subsidi kendaraan listrik yang tidak memenuhi syarat selama periode lima tahun, sejak tahun 2016 lalu. Total nilai subsidi yang dipermasalahkan nilainya lebih dari 864 juta yuan. Chery Automobile sebagai eksportir mobil terbesar Tiongkok, tercatat mengajukan klaim sekitar 240 juta yuan untuk sekitar 8 ribu 760 unit EV dan kendaraan hybrid. Sementara Pemerintah juga menemukan, BYD mengklaim subsidi sebesar 143 juta yuan untuk sekitar 4 ribu 900 mobil, yang setelah ditinjau, ternyata tidak memenuhi syarat. ( ben )




