Manajemen emiten BUMN, PT Timah optimistis, produksinya akan meningkat pada semester kedua 2025, didukung oleh kondisi cuaca hingga penyelesaian kendala hukum beberapa area pertambangannya. PT Timah awalnya menargetkan produksi logam timah sebesar 21 ribu 500 ton berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan, namun terdapat indikasi potensi revisi naik target produksinya menjadi 31 ribu ton. Manajemen PT Timah beryakinan produksinya akan meningkat signifikan pada semester kedua 2025. Dengan proyeksi laba bersih 2025 sebesar 1,2 triliun rupiah. ( ben )




