Tesla Motor mengirimkan lebih dari 384 ribu 100 unit mobil listriknya, pada triwulan kedua tahun 2025. Angka itu turun 13,5 persen secara tahunan, sekaligus meleset dari proyeksi analis yang memprediksi pengiriman Tesla mencapai 394 ribu 300 unit. Salah satu faktor yang turut membebani performa penjualan Tesla adalah dukungan terbuka Elon Musk terhadap politik sayap kanan, yang disebut-sebut telah menggerus minat konsumen, khususnya di pasar Amerika Serikat dan Eropa. Di sisi lain, Tesla juga belum merealisasikan janjinya untuk meluncurkan model mobil listrik murah yang sebelumnya direncanakan mulai diproduksi akhir Juni lalu. ( ben )




