Bank sentral Jepang atau Bank of Japan memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya dan mengumumkan rencana memperlambat penarikan diri dari pasar obligasi mulai tahun depan. Dewan kebijakan BOJ yang dipimpin Gubernur Kazuo Ueda memilih untuk tetap mempertahankan suku bunga acuan di level 0,5 persen pada akhir pertemuan dua hari yang berakhir Selasa 17 Juni. BOJ juga berniat memperlambat laju pengurangan pembelian obligasi bulanan mulai tahun fiskal mendatang, dari saat ini 400 miliar yen menjadi pengurangan kuartalan sebesar 200 miliar yen. Langkah ini akan menurunkan volume pembelian obligasi bulanan menjadi sekitar 2 triliun yen pada kuartal pertama tahun 2027. ( ben )



