Keuntungan industri Tiongkok turun 0,3% dari tahun lalu dalam dua bulan pertama tahun 2025 lantaran ekonomi menghadapi meningkatnya ketegangan perdagangan global. Laba pada perusahaan industri telah menurun selama tiga tahun berturut-turut, memperkuat seruan bagi para pembuat kebijakan untuk meningkatkan dukungan bagi ekonomi yang sedang terpuruk. Presiden Amerika Donald Trump telah mengenakan tarif tambahan sebesar 20% pada barang-barang Tiongkok hanya dalam waktu dua bulan menjabat. Rabu malam, ia mengumumkan tarif otomotif di dalam negeri sebesar 25% untuk mobil yang tidak dibuat di Amerika serikat yang akan dimulai pada tanggal 2 April. Beijing telah menetapkan target pertumbuhan yang ambisius sekitar 5% untuk tahun ini, sebuah target yang menurut para analis akan memerlukan langkah-langkah stimulus yang lebih kuat untuk mengimbangi dampak dari Tarif AS yang lebih tinggi. (cnbc-tbu)



