Defisit APBN, diproyeksi mencapai 2,9 % dari PDB tahun ini

Defisit Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara, APBN, diproyeksi mencapai 2,9 persen dari Produk Domestik Bruto tahun ini, sebagai imbas dari nilai tukar rupiah yang terus melemah. Defisit tersebut melebar dari yang ditargetkan pemerintah sebesar 2,53 persen dari PDB. Tercatat, Selasa 25 Maret pagi, nilai rupiah sempat menyentuh level 16 ribu 642 per dolar Amerika. Namun, rupiah spot akhirnya ditutup pada level 16 ribu 612 per dolar amerika pada akhir perdagangan Selasa sore, atau melemah 0,26 persen dibanding hari sebelumnya. dengan demikian, rupiah menyentuh level terendahnya sejak krisis moneter 1998, serta menjadi alarm waspada bagi Indonesia. ( ben )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *