Emiten Farmasi, Kalbe Farma mengalokasikan dana belanja modal atau capex sebesar 1 triliun rupiah, yang akan digunakan untuk pemeliharaan serta perluasan kapasitas produksi. Capex tersebut diharapkan menopang target pertumbuhan kinerja pada 2025 dengan proyeksi kenaikan penjualan sebesar 8 sampai 10 persen. Untuk mencapai target tersebut, perusahaan terus berinovasi dalam produk kesehatan guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Tahun ini, Kalbe Farma akan fokus mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional, JKN, serta mengembangkan kategori produk specialty. Selain itu, perusahaan berencana memperluas produk kesehatan pada kategori preventive dan wellness, serta mengembangkan produk ready-to-drink untuk segmen nutrisi. (kontan/ben)




