Platform e-commerce fashion berbasis di Singapura, Shein, diminta memangkas valuasinya menjadi sekitar 30 miliar dolar amerika, guna mendukung langkah IPO-nya di bursa saham Inggris. Menurut analis Bloomberg tekanan penurunan valuasi tersebut muncul, lantaran muncul pertanyaan atas operasi rantai pasok dan praktik ketenagakerjaannya, ditengah ketidak pastian atas hubungan perdagangan global. Disebutkan, Shein mengalihkan rencana IPO-nya ke bursa saham London sejak tahun lalu, setelah rencananya untuk mencatatkan saham di bursa saham Amerika Serikat gagal terlaksana. Tercatat Investor Shein diantaranya adalah IDG Capital, Mubadala Investment, Tiger Global Management, dan HongShan Capital. ( ben )




