Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan rencana pemerintah untuk menghentikan ekspor gas Indonesia guna memenuhi kebutuhan energi didalam negeri. Bahlil menerangkan, pada tahun 2025, kebutuhan gas nasional diproyeksikan akan mencapai seribu 471 Billion British Thermal Unit per Day untuk mendukung target 71 persen bauran energi terbarukan. Angka ini diprediksi terus meningkat hingga mencapai 2 ribu 659 Billion British Thermal Unit pada tahun 2034. Dalam perencanaan, pemerintah akan memprioritaskan pemanfaatan gas domestik untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri, termasuk untuk mendukung program hilirisasi industri. ( ben )




