Emiten Bank Negara Indonesia menanggapi status pailit emiten tekstil Sri Rejeki Isman, atau Sritex. BNI menjelaskan, sebagai salah satu kreditur Sritex, pihaknya mendapatkan dukungan pemerintah untuk berkoordinasi dengan para kreditur guna memastikan keberlangsungan usaha Sritex. Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita akan mengundang kurator kepailitan, emiten Sri Rejeki Isman atau Sritex, setelah permohonan kasasi Sritex ditolak oleh Mahkamah Agung. Rencananya dalam pertemuan tersebut Menperin bersama kurator Sritex akan membahas langkah-langkah yang akan dilakukan atau diambil, guna menghindari terjadinya PHK. Selain memastikan agar tidak terjadi PHK, Menperin juga menegaskan upaya pemerintah agar Sritex tetap bisa berproduksi, sehingga kontrak perdagangan internasional yang sudah disepakati perusahaan sebelumnya bisa tetap terpenuhi, mengingat, hal itu bakal berpengaruh terhadap kinerja perdagangan Indonesia. Sementara itu Manajemen Sritex bersiap mengajukan upaya peninjauan Kembali, PK, usai permohonan kasasinya ditolak oleh Mahkamah Agung. ( ben )



