Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan BPOM Taruna Ikrar menuturkan, potensi pendapatan industri farmasi Indonesia bisa mencapai 300 triliun hingga 400 triliun rupiah dalam beberapa tahun ke depan. Namun, untuk mencapai potensi pendapatan sebesar itu, produk farmasi nasional harus terakreditasi sehingga berpeluang untuk menembus pasar ekspor. ( tbu )




