Pembatasan BBM Solar dikeluhkan IPOMI

Ketua Umum Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia, IPOMI, Kurnia Lesani Adnan menilai, kebijakan pemerintah membatasi pembelian bahan bakar minyak, utamanya solar, tidak relevan memenuhi kebutuhan masyarakat, bahkan melegetimasi praktek kecurangan di lapangan. Pasalnya, selama ini sering sekali terjadi kelangkaan BBM solar bersubsidi di lapangan. IPOMI memastikan, kebutuhan bahan bakar solar untuk satu bus transportasi massal setiap harinya membutuhkan berkisar 300 sampai 400 liter. Dengan demikian, model pembatasan maksimum 200 liter solar perhari justru tak mendukung sector transportasi yang menjadi kebutuhan public. (kontan/ben)

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *