Emiten HM Sampoerna pada semester pertama 2024 membukukan volume penjualan sebanyak 39,9 miliar batang sigaret. Hasil tersebut mendorong pendapatan bersih HM Sampoerna naik 2,9 persen secara tahunan menjadi 57,8 triliun rupiah. Dari jumlah pendapatan itu, penjualan produk sigaret kretek mesin berkontribusi sebesar 33,8 triliun, sementara sigaret kretek tangan mencapai 18,3 triliun rupiah. Sedangkan penjualan terhadap pihak berelasi berkontribusi sebesar 701,2 miliar rupiah, kemudian segmen sigaret putih mesin mencapai 3,6 triliun rupiah. Meski demikian, disepanjang semester pertama 2024 HM Sampoerna masih meraih laba bersih sebesar 3,3 triliun rupiah, atau melandai 11,5 persen secara tahunan. ( ben )



