Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia atau Asaki merespons positif rencana penerapan Bea Masuk Antidumping BMAD untuk impor keramik, yang dipandang akan menggerakkan industri nasional ke arah yang lebih produktif dan kompetitif. Langkah ini memicu sejumlah importir besar berinvestasi dan membangun pabrik di Indonesia. Hal tersebut diharapkan mendukung pertumbuhan ekonomi serta penyerapan tenaga kerja lokal. Hal itu merupakan hasil penyelidikan Komite Anti Dumping Indonesia yang telah berlangsung selama lebih dari 1 setengah tahun. Penyelidikan ini dilakukan untuk memverifikasi praktik dumping dari produk keramik Tiongkok, memberikan dasar hukum untuk penerapan BMAD. ( tbu )



